Laman

Rabu, 15 Juni 2011

Match Report : Arema FC vs Persisam Samarinda

Ketika M. Fachrudin Kembali Bergoyang

Pada pertandingan kali ini, lagi-lagi Miroslav Janu tidak memainkan duo Singapura, yakni Noh Alamsyah dan M. Ridhuan. Miroslav Janu lebih memilih Yongki Aribowo sebagai striker tunggal dan Sunarto sebagai wing kanan.

Pada sektor belakang, Miroslav Janu memasang 4 bek sejajar, yakni Benny Wahyudi, Roman Golian, Leonard Tupamahu, dan Johan Ahmad Alfarizi. Johan Ahmad Alfarizi bermain menggantikan peran Zulkifly Syukur yang absen karena hukuman akumulasi kartu kuning sebagai wing back kanan.

Jalannya Pertandingan

Awal babak pertama Arema FC cukup kesulitan untuk membangun penyerangan terhadap Persisam Samarinda. Hal ini karena Persisam Samarinda menumpuk 5 pemain tengah sekaligus (Akbar Rasyid, Ahmad Sembiring, Fandi Mochtar, Ronald Fagundez, dan Fajar Legian) untuk mencoba mematikan dua gelandang Arema FC, yakni : Ahmad Bustomi, dan Esteban Guillen.

Kesulitan Arema FC dalam melakukan serangan, membuat Persisam Samarinda cukup leluasa melakukan penyerangan terhadap Arema FC. Tercatat terdapat beberapa peluang Persisam Samarinda yang mengancam gawang Kurnia Meiga, salah satunya adalah peluang yang didapat oleh Ronald Fagundes pada menit ke-3 melalui tendangan dari luar kotak penalti Arema FC.

Pada awal-awal babak pertama, pertandingan sempat terhenti sejenak disebabkan penjaga gawang Persisam Samarinda, Agung Prasetyo menggunakan kostum dengan warna senada seperti kostum dari Arema FC. Wasitpun menginstruksikan penjaga gawang yang juga pernah bermain untuk Arema Malang pada Liga Indonesia musim kompetisi 1999-2000, ini untuk mengganti kostumnya.

Memasuki 10 menit babak pertama, Arema FC mulai menemukan irama permainannya. Pada rentang waktu ini terdapat peluang emas yang didapat oleh AremaFC pada menit ke-17 saat Roman Chmelo dijatuhkan oleh Tsimi Jacques Joel yang menghasilkan tendangan bebas.Tendangan bebas yang diambil oleh Esteban Guillen ini, masih bisa di tepis oleh Agung Prasetyo.

Berselang 1 menit setelah peluang emas yang didapat Esteban Guillen melalui tendangan bebasnya. Peluang lain hadir melalui Roman Golian yang menerima umpan dari kopatriotnya Roman Chmelo saat sepak pojok. Sayang tendangan volley Roman Golian yang terlebih dahulu memantul tanah masih meluncur tipis di atas gawang Agung Prasetyo.

Pada menit ke-34, sebenarnya AremaFC sudah unggul melalui kaki Yongki Aribowo. Akan tetapi gol tersebut dianulir wasit Aeng Suarlan, yang menganggap telah terjadi pelanggaran oleh Usep Munandar terhadap Roman Chmelo. Sontak, keputusan wasitpun diprotes pemain-pemain Arema FC yang menganggap bahwa pelanggaran itu advantages bagi Arema FC.

Pelanggaran itupun menghasilkan tendangan bebas bagi Arema FC, yang lagi-lagi diambil oleh Esteban Guillen. Sial bagi Arema FC, karena tendangan Esteban Guillen masih bisa "diselamatkan" tiang gawang.

Peluang lainnya didapat pemain muda Arema FC, Sunarto. Sunarto mendapat peluang emas setelah menerima umpan panjang dari Esteban Guillen yang langsung berhadap-hadapan dengan Agung Prasetyo. Sayang sontekannya masih melebar di sisi kiri gawang Agung Prasetyo.
Gol yang ditunggu-tunggupun akhirnya datang juga. Melalui kepala Roman Golian yang menerima umpan hasil tendangan bebas Roman Chmelo, skorpun berubah 1-0 untuk keunggulan Arema FC. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua dimulai dengan inisiatif serangan yang dilakukan Arema FC. Peluang pertama didapat oleh Yongki Aribowo ketika menerima trough pass cantik dari Roman Chmelo. Sayang peluang tersebut terbuang sia-sia, karena Yongki berada dalam posisi offside.
Pada menit ke-54 Saiful AA.Lewenussa melakukan pelanggaran keras kepada TA. Musafri yang menghasilkan kartu kuning perdana pada pertandingan ini. Sehingga TA. Musafri harus ditarik keluar digantikan oleh Ahmad Amiruddin.

Babak kedua Arema FC terkesan kesulitan untuk menembus pertahanan Persisam Samarinda. Hal ini karena setelah ditarik keluarnya TA. Musafri digantikan Ahmad Amiruddin, Roman Chmelo digantikan Dendi Santoso, dan Sunarto digantikan M. Fachrudin.

Peluang kembali muncul pada menit ke-77, saat Dendi Santoso mendapat peluang dan berbuah gol. Sayangnya sebelum Dendi Santoso menciptakan gol, dia sudah berada pada posisi offside.

Gol kedua Arema FC diciptakan oleh sang pemilik "Goyang Gergaji" M. Fachrudin. Proses terjadinya gol tersebut adalah berawal dari serangan balik cepat di sisi kiri penyerangan Arema FC oleh Ahmad Amiruddin. Ketika masuk di kotak penalti Persisam Samarinda, Ahmad Amiruddin melepaskan crossing kepada M. Fachrudin. M Fachrudin tak menyia-nyiakan peluang tersebut dan 2-0 untuk Arema FC. Keadaan ini bertahan hingga peluit panjang tanda babak kedua selesai, dibunyikan oleh wasit Aeng Suarlan.
Pada pertandingan kali ini, Persisam bukan tanpa peluang. Sepanjang babak pertama dan kedua tercatat beberapa peluang dihasilkan oleh pemain-pemain Persisam Samarinda. Peluang-peluang Persisam Samarinda didapat dari tendangan-tendangan oleh Ronald Fagundes, M. Roby, dan Akbar Rasyid dari luar kotak penalti. Pemain belakang Arema FC juga dibuat pusing oleh pergerakan liar yang dilakukan oleh Choi Dong Soo.
Kemenangan ini membuat Arema FC tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan poin 49 sama dengan Persija Jakarta. Hanya saja Persija Jakarta surplus 2 gol ketimbang Arema FC yang membuat Persija Jakarta menempati posisi kedua.

Susunan Pemain

AremaFC

1.Kurnia Meiga H (GK);7.Benny Wahyudi;32. Leonard Tupamahu;24.Roman Golian;20. Al Farizi;19. Ahmad Bustomi;17. Esteban Guillen (C);9. Chmelo Roman/41. Dendi Santoso;15. Sunarto/5. M. Fachrudin;29. TA. Musafri/99. Ahmad Amiruddin;23. Yongki Aribowo

Persisam Samarinda

25. Agung Prasetyo (GK); 16. M. Roby; 18. Usep M; 4. Tsimi Jacques Joel;3. Saiful AA.Lewenussa; 13. Akbar Rasyid (C); 17. Ahmad Sembiring; 5. Fandi Mochtar/23. Pavel Solomin; 28. Ronald Fagundes; 21. Fajar Legian/24. I Wayan Muda; 7. Choi Dong Soo

Kartu Kuning

AremaFC

Dendi Santoso

Persisam Samarinda

Saiful AA.Lewenussa, Ahmad Sembiring

Wasit yang memimpin : Aeng Suarlan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar